Skip to main content
Hamzah Sulaiman - Pendiri House of Raminten (IndoTren.com)
Hamzah Sulaiman - Pendiri House of Raminten (IndoTren.com)

Kabar Duka dari Yogyakarta: Selamat Jalan Kanjeng Hamzah Pendiri House of Raminten dan Seniman Jogja!

By Putri Nurbaiti
Hamzah Sulaiman - Pendiri House of Raminten (IndoTren.com)
Hamzah Sulaiman - Pendiri House of Raminten (IndoTren.com)

Kabar Duka dari Yogyakarta: Selamat Jalan Kanjeng Hamzah Pendiri House of Raminten dan Seniman Jogja!

By Putri Nurbaiti

Yogyakarta berduka. Hamzah Sulaiman, sosok di balik karakter ikonik Raminten dan pendiri restoran legendaris House of Raminten, telah berpulang pada Rabu malam, 23 April 2025, pukul 22.34 WIB di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Beliau wafat di usia 75 tahun karena sakit tua. Kabar duka ini diumumkan melalui akun Instagram resmi @houseoframinten. Unggahan tersebut dipenuhi ucapan belasungkawa dan kenangan manis dari para penggemar dan sahabat.

Dari Mirota ke Raminten

Hamzah Sulaiman lahir pada 7 Januari 1950 sebagai anak bungsu dari pendiri Grup Mirota, Hendro Sutikno dan Tini Yuniati. Setelah menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Sanata Dharma, beliau sempat bekerja di kapal pesiar dan di Amerika Serikat selama tiga tahun. Namun, panggilan keluarga membawanya kembali ke Indonesia untuk meneruskan bisnis keluarga.

Bersama saudara-saudaranya, Hamzah mengembangkan bisnis Mirota dan membuka butik Mirota Batik (kini Hamzah Batik) di Jalan Malioboro. Namun, kecintaannya pada seni dan budaya Jawa membawanya ke dunia akting, di mana ia menciptakan karakter Raminten dalam pertunjukan ketoprak komedi. Karakter ini kemudian menjadi inspirasi untuk mendirikan restoran The House of Raminten pada tahun 2008.

House of Raminten: Lebih dari Sekadar Restoran

House of Raminten bukan sekadar tempat makan; ia adalah perwujudan cinta Hamzah terhadap budaya Jawa. Dengan dekorasi tradisional, pelayan berbusana adat, dan menu khas seperti sego kucing, gudeg, dan jamu tradisional, restoran ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan dan warga lokal.

Tak hanya di bidang kuliner, Hamzah juga merambah dunia fesyen dengan Hamzah Batik dan perhotelan melalui Dhipa Kinanthi by Raminten di Prawirotaman, Yogyakarta. Kontribusinya dalam mempromosikan budaya Jawa melalui berbagai lini bisnisnya menjadikan beliau sebagai ikon budaya yang dihormati.

Perpisahan yang Mengharukan

Jenazah Hamzah disemayamkan di Rumah Duka PUKJ Yogyakarta, Kasihan, Bantul, dan direncanakan akan dikremasi pada Sabtu, 26 April 2025. Keluarga dan kerabat mengungkapkan bahwa beliau telah lama menderita diabetes dan kondisi kesehatannya menurun karena faktor usia.

Kepergian Hamzah meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial, mengenang sosok yang dikenal ramah, humoris, dan berdedikasi dalam melestarikan budaya Jawa.

Selamat jalan, Kanjeng Raminten. Warisanmu akan terus hidup dalam setiap tawa, rasa, dan kenangan yang kau tinggalkan.



Share