Bukan Karena Haid, Ini Beberapa Faktor Lain Penyebab Nyeri Payudara
Bukan Karena Haid, Ini Beberapa Faktor Lain Penyebab Nyeri Payudara
Payudara terasa kencang dan nyeri biasanya pertanda haid akan segera tiba. Tapi, gimana kalau rasa nyeri muncul ketika tanggal haid sebenarnya sudah lewat atau masih jauh? Ternyata, penyebab payudara nyeri memang bermacam-macam. Kita harus lebih aware, nih!
Salah ukuran bra
Kaki aja akan terasa sakit jika kita pakai ukuran sepatu yang salah. Begitu juga dengan payudara.
Bra yang terlalu sempit atau kekecilan menimbulkan tekanan pada jaringan payudara. Ligamen yang menghubungkan payudara dengan dinding dada meregang, sehingga kita merasa nyeri.
Otot tegang karena aktivitas harian
Jika payudara yang nyeri hanya sebelah, bisa jadi karena otot yang tegang. Melansir Ciputra Hospital, penyebabnya bisa karena aktivitas harian seperti menyapu atau menggendong bayi. Bahkan olahraga tertentu bisa membuat otot di sekitar payudara menegang, sehingga menimbulkan rasa sakit.
Mastitis (infeksi payudara)
Infeksi payudara atau sering juga disebut dengan radang kelenjar susu ini biasanya menyerang ibu menyusui. Tapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada perempuan yang tak menyusui, sudah menopause, atau bahkan pria.
Mastitis yang terjadi pada ibu menyusui terjadi karena penumpukan air susu di kelenjar payudara. Oleh karena menumpuk, maka terjadi sumbatan pada saluran air susu.
Menurut Alodokter, beberapa pemicu mastitis di antaranya adalah posisi mulut bayi yang tidak pas saat menyusu, terlalu sering menyusui dari satu payudara, dan terlalu banyak air susu yang dihasilkan.
Indikasi kanker payudara
Jika rasa nyeri pada payudara disertai dengan gejala lain seperti keluar cairan dari puting atau adanya benjolan di area payudara, maka segera periksakan ke dokter. Sebab, gejala tersebut bisa jadi indikasi kanker payudara. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah risiko kanker payudara berkembang lebih lanjut.
Efek samping obat tertentu (obat penambah darah, hingga diuretik)
Beberapa obat tertentu punya efek samping yang membuat payudara terasa nyeri. Misalnya obat jenis oxymetholone yang diminum penderita anemia untuk menambah sel darah merah.
Lalu, obat diuretik untuk mengatasi penyakit ginjal agar peminumnya sering buang air. Obat jenis chlorpromazine untuk gangguan mental, hingga obat metildopa untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
Payudara nyeri di luar jadwal haid memang bisa bikin khawatir, tetapi penyebabnya sangat beragam, dari hal sederhana seperti bra yang tidak pas hingga kondisi medis yang lebih serius. Jika nyeri terasa berkelanjutan, mengganggu aktivitas, atau disertai gejala lain seperti benjolan dan cairan dari puting, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.