Shin Tae-yong dan Kecintaannya pada Kuliner Indonesia
Shin Tae-yong dan Kecintaannya pada Kuliner Indonesia
Keputusan pemutusan kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia masih menyisakan kesedihan di kalangan masyarakat. Pelatih asal Korea Selatan ini telah menangani Timnas sejak 2019. Selama lima tahun tinggal di Indonesia, Shin Tae-yong ternyata memiliki beberapa makanan Nusantara favorit.
Sup iga dan sate
Dalam sebuah wawancara di siniar Deddy Corbuzier tiga tahun lalu, Shin Tae-yong mengungkapkan kegemarannya terhadap sop iga dan sate kambing. Menurutnya, sop iga memiliki kemiripan dengan galbitang, hidangan khas Korea Selatan yang berbahan dasar rebusan tulang iga sapi. Dahulu, galbitang disajikan untuk menyambut tamu, tetapi kini lebih umum ditemukan di restoran sebagai alternatif hidangan mie. Sebagai pecinta makanan berkuah, tak heran jika sop iga menjadi salah satu pilihannya.
Selain itu, Shin Tae-yong juga menggemari nasi goreng dan sate kambing. Dalam siniar tersebut, Deddy Corbuzier bahkan memesankan sate kambing khusus untuknya. Menariknya, Shin tidak hanya menikmati sate tersebut, tetapi juga memakannya dengan tambahan cabai dan acar. Membuktikan bahwa lidahnya sudah sangat akrab dengan cita rasa khas Indonesia.
Disiplin soal makanan
Di luar kegemarannya terhadap kuliner Indonesia, Shin Tae-yong juga dikenal disiplin dalam menjaga pola makan para pemain Timnas. Ia pernah menegur salah satu pemain, Rifad Marasabessy, yang ketahuan mengonsumsi makanan sembarangan.
"Untuk meningkatkan kondisi fisik, penting untuk memperhatikan asupan makanan," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari situs resmi PSSI. Ia bahkan sempat menjewer telinga Rifad sambil menegaskan bahwa pola makan yang benar sangat berpengaruh terhadap performa di lapangan.
Menurutnya, seorang pesepakbola harus mengonsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi serta menjaga keseimbangan nutrisi, termasuk karbohidrat, sayuran, daging, ikan, buah, susu, dan roti. "Saya selalu mengecek porsi makan para pemain Timnas untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup," pungkasnya.
Meski kini tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia, kecintaan Shin Tae-yong terhadap kuliner Nusantara menunjukkan kedekatannya dengan budaya Indonesia. Perjalanannya bersama Timnas mungkin telah berakhir, tetapi kenangan akan dedikasi serta selera makannya yang unik tetap membekas di hati para penggemar sepak bola Tanah Air.