Skip to main content
Cheesecake (FOTO: Pexels)
Cheesecake (FOTO: Pexels)

Rahasia Cheesecake Eksis Jadi Dessert Favorit Selama Ratusan Tahun

By Salma Fauziah
Cheesecake (FOTO: Pexels)
Cheesecake (FOTO: Pexels)

Rahasia Cheesecake Eksis Jadi Dessert Favorit Selama Ratusan Tahun

By Salma Fauziah

Kapan pertama kali Anda mendengar dan ngeh dengan viralnya cheesecake? Mungkin, kita sama-sama berpikir kalau makanan manis ini baru saja muncul beberapa tahun belakangan. Padahal, sudah ada dan digemari sejak ratusan tahun lalu, lho! Simak sejarah dan perjalanannya!

Sejarah cheesecake 

Cheesecake dipercaya berasal dari Yunani Kuno, tepatnya sekitar tahun 2.000 SM di Pulau Samos. Perkiraan ini didasarkan pada penemuan cetakan keju dari era tersebut, yang menunjukkan bahwa orang Yunani telah mengolah keju sejak lama.

Pada masa itu, cheesecake dianggap sebagai sumber energi yang baik. Melansir dari Bake, hidangan ini bahkan disajikan kepada atlet yang bertanding di Olimpiade pertama dunia pada tahun 776 SM. Tak hanya itu, cheesecake juga sering digunakan dalam perayaan pernikahan di Yunani Kuno sebagai hidangan istimewa.

Resep cheesecake pertama yang terdokumentasi ditulis oleh Athenaeus pada tahun 230 M. Menurut resepnya, cheesecake dibuat dengan mencampur keju yang telah dihancurkan hingga halus dengan madu dan tepung gandum. Setelah itu, adonan dipanaskan hingga matang, kemudian didinginkan sebelum disajikan. Meski sederhana, inilah cikal bakal cheesecake yang kita kenal saat ini.

Seiring dengan ekspansi Kekaisaran Romawi, resep cheesecake menyebar ke berbagai wilayah di Eropa. Romawi menambahkan telur kocok dan keju ricotta ke dalam adonan, menciptakan varian baru yang lebih kaya rasa. Dari sinilah, cheesecake mulai beradaptasi dengan cita rasa lokal di berbagai negara.

Ragam cheesecake terkenal di dunia

Dari Yunani, cheesecake menyebar ke daerah Eropa melalui kekaisaran Romawi, lalu ke seluruh dunia. Barulah cheesecake mendapatkan banyak sentuhan sesuai dengan budaya negara masing-masing. Salah satu yang paling terkenal adalah varian cheesecake dari New York. Bagian bawah New York cheesecake biasanya diberi remahan crakers, membuatnya punya komposisi kue yang padat tapi lembut.

Selanjutnya, ada cheesecake dari Jepang. Cheesecake Jepang punya tekstur yang ringan dan berongga, sehingga tampilannya mirip shouffle pancake. Tak heran, varian cheesecake ini juga sering disebut cotton cheesecake karena terlihat seperti kapas. Ketika dimakan, kita akan merasakan aroma dan rasa vanila di dalamnya.

Cheesecake di Indonesia

Di Indonesia, cheesecake dikenal sebagai makanan penutup favorit yang manis dan fluffy. Yup, Indonesia lebih condong mengadaptasi varian cheesecake dari Jepang. Dewasa ini, sudah gampang banget untuk menemukan toko cheesecake yang enak. Gerai-gerainya sudah menjamur di Jakarta. Beberapa rekomendasi yang oke adalah Chateraise, Dore by LeTao, dan Kibo Cheese. 

Dengan beragam varian yang ada, tidak heran jika cheesecake terus bertahan dan menjadi dessert favorit selama ratusan tahun. Mau menikmati cheesecake klasik atau mencoba varian baru, pilihan ada di tangan kita! 



Share