Sorotan Berita Awal Tahun 2025: Makan Bergizi Gratis, Kenaikan PPN Dibatalkan, dan Waspada Infeksi HMPV
Sorotan Berita Awal Tahun 2025: Makan Bergizi Gratis, Kenaikan PPN Dibatalkan, dan Waspada Infeksi HMPV
Selamat tahun baru 2025! Di minggu pertama tahun ini, segelintir berita hangat datang, menjadi perhatian. Berikut rekapitulasi beberapa berita terkini di minggu pertama bulan Januari.
Program makan gratis dimulai
Program makan bergizi gratis perdana mulai beroperasi pada (6/1) dengan 190 satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) atau dapur yang dipimpin oleh utusan dari Badan Gizi Nasional. Setiap dapur akan dikelola oleh sarjana penggerak pembangunan Indonesia untuk memastikan kualitas dan distribusi makanan tetap terjaga. Program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat di berbagai daerah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan.
PPN batal naik
Presiden Prabowo memutuskan membatalkan kenaikan yang sebelumnya membuat masyarakat resah, sehingga tarif PPN tetap 11% sebagai "hadiah" bagi masyarakat di awal 2025. Sebagai gantinya, Menko Polkam Budi Gunawan menegaskan bahwa kenaikan PPN menjadi 12% hanya berlaku untuk barang dan jasa mewah, sementara kebutuhan pokok tetap bebas PPN. Keputusan ini mendapat apresiasi dari Ketua Apindo, Shinta Kamdani, yang menilai langkah tersebut mampu menjaga keseimbangan fiskal tanpa membebani daya beli masyarakat.
Infeksi HMPV merebak di China, Indonesia waspada
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, meminta pemerintah fokus pada penyebaran virus HMPV yang mewabah di China. Ia menekankan pentingnya pemantauan ketat di pintu masuk negara, koordinasi dengan WHO, serta edukasi masyarakat tanpa menimbulkan kepanikan. Selain itu, pemerintah diminta menyiapkan langkah deteksi dini dan memastikan kesiapan fasilitas kesehatan untuk menghadapi potensi penyebaran virus.
Penembakan bos rental mobil hingga tewas di Tol Tangerang-Merak
Tragedi penembakan terjadi di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada (2/1), menewaskan bos rental mobil Ilyas Abdurrahman dan melukai Ramli Abu Bakar. Insiden ini bermula dari penyewaan mobil yang tak dikembalikan, hingga korban melacak kendaraan ke Pandeglang. Saat mencoba menghentikan mobil, salah satu pelaku menodongkan senjata api dan mengaku sebagai anggota TNI AU. Empat pelaku, termasuk dua anggota TNI AL, telah ditangkap, dan Puspomal bersama Polri akan memberikan perkembangan kasus pada 6 Januari 2025.
PLN adakan diskon token listrik 50%: maksimal 720 jam nyala per bulan
Pelanggan listrik prabayar dengan daya hingga 2.200 VA dapat menikmati diskon 50 persen untuk pembelian token listrik pada Januari-Februari 2025. Namun, pembelian dibatasi hingga konsumsi maksimum 720 jam nyala per bulan. Misalnya, pelanggan 2.200 VA hanya bisa membeli token senilai Rp 1,14 juta setelah diskon. Harga ini belum termasuk pajak penerangan jalan dan biaya administrasi bank.
Semoga informasi ini memberikan gambaran yang jelas tentang perkembangan terkini di awal tahun 2025. Terus ikuti berita-berita terbaru untuk tetap terupdate dengan kejadian-kejadian penting yang mempengaruhi masyarakat.