Keliling Jakarta dengan Angkutan Umum: Murah, Meriah, Menyenangkan
Keliling Jakarta dengan Angkutan Umum: Murah, Meriah, Menyenangkan
Jakarta menjadi salah satu kota terpadat di Indonesia. Segala aktivitas seolah berkumpul jadi satu di ibu kota Indonesia yang satu ini.
Permasalahan kemudian muncul yaitu jalanan di hampir seluruh Jakarta selalu penuh sesak dengan kendaraan. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat semuanya sama-sama berjuang di jalanan menuju tujuannya masing-masing.
Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan beberapa solusi dari permasalahan ini. Mulai dari pelebaran jalan, sistem ganjil genap, hingga menggalakkan penggunaan transportasi umum.
Berbicara tentang transportasi umum, Jakarta bisa dikatakan sebagai surganya. Ini melihat fakta bahwa berbagai jenis transportasi umum memang tersedia di Jakarta yang bisa menjangkau tiap sudut ibu kota.
Apa saja sih transportasi umum yang eksis di kota metropolitan ini?
Transjakarta (Busway)
Beroperasi pertama kali pada tahun 2004, Transjakarta telah memiliki jalur lintasan sepanjang 239,9 km. Ini tersebar di 14 koridor berbeda dengan 252 halte yang berdiri.
Jumlah armadanya yang banyak dengan daya tampung luas menjadikan Transjakarta sebagai salah satu moda transportasi yang diminati warga Jakarta.
Transportasi umum yang satu ini beroperasi mulai dari pukul 05.00 hingga 22.00. Namun, ada pengecualian pada beberapa rute, dimana diberlakukan jam operasi hingga 24 jam!
Untuk biaya yang perlu kalian keluarkan pun cukup terjangkau. Mulai dengan Rp3.500,00 saja kalian sudah bisa berkeliling Jakarta dengan mudah dan aman dari panas.
Mikrotrans atau JakLingko
Kendaraan yang satu ini mungkin banyak ditemui juga di luar Jakarta. Bentuknya yang mirip mikrolet membuat JakLingko jadi salah satu alternatif transportasi yang bisa kalian gunakan.
Armada yang satu ini tidak sebesar dan seluas transjakarta, namun agaknya itu menjadi keuntungan tersendiri karena membuatnya bisa menjangkau jalanan kecil.
JakLingko menggunakan Suzuki Carry 1.5 Real Van sebagai basis utamanya. Beberapa angkutan kota non AC juga diubah oleh pemerintah menjadi mikrotrans yang satu ini.
Jika di luar Jakarta mikrotrans tidak memiliki AC dan terkesan sumpek, maka JakLingko berbeda. Kendaraan ini telah dilengkapi AC yang membuat perjalanan kalian lebih nyaman. Selain itu, JakLingko juga dibekali GPS serta CCTV, membuat para penumpangnya merasa lebih nyaman bepergian.
JakLingko beroperasi setiap jam 05:00 hingga 22:00. Tenang saja, buat kalian kaum cashless, pembayaran pada JakLingko sudah berbentuk digital kok. Meskipun biayanya sendiri juga Rp0,- alias gratis!
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line
Transportasi yang satu ini rasanya memiliki sejarah yang cukup panjang. Bahkan kereta rel listrik (KRL) telah ada sejak masa Belanda, lebih tepatnya tahun 1925-an.
Kehadirannya sendiri memudahkan warga Jakarta dan sekitarnya dalam menjalani aktivitas hariannya. Apalagi dengan harga yang terjangkau membuat penggunanya tidak perlu terlalu khawatir isi dompet akan terkuras.
Seperti yang dilansir dari Berita Satu, tarif KRL hanya Rp3.000,00 saja untuk 25 km pertama. Setelahnya bertambah Rp1.000,00 setiap 10 kmnya.
Kalian juga tak perlu risau kalau tidak punya cash, karena sistem pembayarannya sudah menggunakan uang elektronik. Atau juga bisa membeli tiketnya dari aplikasi ojek online. Nantinya kalian akan mendapatkan barcode yang bisa di scan untuk masuk ke dalam KRL.
Mass Rapid Transit (MRT)
Bisa dibilang MRT ini menjadi salah satu transportasi dengan perencanaan yang sangat amat matang. Perencanaannya sendiri saja sampai 25 tahun dan baru beroperasi pada 24 Maret 2019 silam.
Tentu ini sebanding dengan hasil yang diberikan. Berkat perencanaannya yang matang, perjalanan 16 km bisa ditempuh hanya dalam 30 menit saja, lho.
Dengan panjang jalur 15,7 km yang menghubungkan stasiun Lebak Bulu dengan stasiun Bundaran HI, MRT mematok tarif yang lumayan terjangkau. Tarif ini tergantung dari stasiun tujuan kalian. Kisarannya antara Rp4.000,00 hingga Rp14.000,00 saja.
Light Rail Transit (LRT)
Kalau yang satu ini sempat hangat menjadi perbincangan, namun akhirnya bermanfaat juga bagi warga Jakarta. Pembangunan LRT berlangsung sejak Juni 2016 lalu dan baru beroperasi pada awal Desember 2019.
Kecepatan yang bisa ditempuh oleh LRT ini mencapai 50 km hingga 90 km per jamnya.
Meskipun memiliki ukuran yang ramping, LRT mampu menampung 257 penumpang di dalamnya.
Bajaj
Bajaj menjadi salah satu kendaraan umum yang legendaris dan masih digunakan di beberapa titik Kota Jakarta. Beroperasi sejak 1970-an, bajaj mampu menampung dua hingga tiga penumpang beserta seorang supir. Bentuknya yang mirip motor membuat bajaj mampu melewati gang-gang sempit untuk sampai ke tempat tujuannya.
Setidaknya ada dua jenis bajaj yang tersebar di Jakarta. Bajaj berwarna biru menggunakan bahan bakar ramah lingkungan yang disebut Compressed Natural Gas (CNG). Sedangkan bajaj yang oren masih menggunakan bahan bakar biasa.
Saking melegendanya, beberapa film mengangkat bajaj sebagai objek utamanya. Film tersebut antara lain Bajaj Bajuri, Si Bajaj, dan Bajaj Bang Gocir.
Itulah beberapa transportasi umum yang biasa ditemui di sekitaran Jakarta. Buat kalian yang mungkin wisatawan dari luar Jakarta, tak ada salahnya menikmati Kota Jakarta menggunakan transportasi umum yang disediakan. Tinggal duduk manis, sampai deh ke tempat tujuan.