Skip to main content
Indonesia jadi negara paling dermawan di dunia (Joel/Unsplash)
Indonesia jadi negara paling dermawan di dunia (Joel/Unsplash)

Indonesia Jadi Negeri Paling Dermawan di Dunia Lima Tahun Berturut-Turut

By Christian Noven
Indonesia jadi negara paling dermawan di dunia (Joel/Unsplash)
Indonesia jadi negara paling dermawan di dunia (Joel/Unsplash)

Indonesia Jadi Negeri Paling Dermawan di Dunia Lima Tahun Berturut-Turut

By Christian Noven

Charities Aid Foundation (CAF) merilis hasil World Giving Index, sebuah laporan tahunan yang mengevaluasi tingkat kemurahan hati masyarakat di seluruh dunia.

World Giving Index telah diterbitkan selama lebih dari satu dekade, sejak krisis keuangan global pada 2008, dan memberikan gambaran mengenai seberapa besar kontribusi masyarakat dalam bentuk bantuan kepada orang asing, donasi uang, serta waktu yang disumbangkan untuk kegiatan sukarela.

CAF adalah organisasi amal yang berbasis di Inggris, namun memiliki jangkauan global. Laporan ini melibatkan 119 negara, mencakup sekitar 90 persen dari populasi orang dewasa di dunia. Dari tiga aspek utama tersebut, Indonesia kembali dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia untuk tahun kelima berturut-turut.

Mengapa Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Paling Dermawan?

Dalam penilaiannya, Indonesia memperoleh skor yang sangat tinggi dengan total indeks sebesar 68 persen. Angka ini terperinci menjadi 59 persen pada aspek membantu orang asing, 84 persen untuk donasi uang, dan 63 persen untuk waktu yang disumbangkan melalui kegiatan relawan. Yang menarik, skor relawan Indonesia tercatat sebagai yang tertinggi di dunia, mencerminkan semangat gotong-royong dan solidaritas yang mengakar kuat dalam masyarakat.

Jika dibandingkan, Kenya berada di posisi kedua dengan total indeks 61 persen. Skor ini sebagian besar didorong oleh tingginya angka membantu orang asing, yang mencapai 77 persen, jauh di atas rata-rata dunia.

Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia

Selain Indonesia dan Kenya, ada beberapa negara lain yang menempati posisi teratas dalam World Giving Index. Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru termasuk di antara negara-negara yang dikenal memiliki tingkat kedermawanan tinggi. Berikut ini adalah daftar 10 negara paling dermawan di dunia menurut CAF:

  1. Indonesia: 68 persen
  2. Kenya: 61 persen
  3. Amerika Serikat: 59 persen
  4. Australia: 55 persen
  5. Selandia Baru: 54 persen
  6. Myanmar: 52 persen
  7. Sierra Leone: 51 persen
  8. Kanada: 51 persen
  9. Zambia: 50 persen
  10. Ukraina: 49 persen

Setiap negara dalam daftar ini memiliki faktor sosial dan budaya yang berperan dalam membentuk karakter kedermawanan warganya.

Budaya dan Tradisi di Balik Kedermawanan Indonesia

Tingginya skor Indonesia dalam indeks ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh budaya dan ajaran agama yang kuat mendorong masyarakat untuk membantu sesama. Konsep gotong-royong yang menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, telah berfungsi sebagai jembatan solidaritas, terutama di saat krisis. Selama pandemi Covid-19, semangat gotong-royong ini semakin terlihat ketika banyak orang saling membantu, baik melalui donasi uang maupun dukungan moral.

Demikian pula, Kenya memiliki tradisi serupa yang dikenal sebagai harambee, yang artinya “menyatukan kekuatan bersama”. Konsep ini menekankan pentingnya komunitas dan saling mendukung, terutama dalam menghadapi tantangan kolektif. Tradisi ini semakin kuat di masa-masa sulit, sama seperti yang terjadi di Indonesia.

Lebih dari 3 miliar orang tercatat telah membantu orang yang tidak mereka kenal selama periode satu tahun terakhir, sebuah angka yang mencerminkan bagaimana pandemi menggerakkan hati banyak individu untuk saling mendukung, bahkan di tengah keterbatasan. Hal ini menunjukkan bahwa, meski dunia sedang menghadapi tantangan yang sangat besar, masih ada ruang untuk empati dan kemurahan hati.

Tantangan ke Depan dan Harapan untuk Masa Depan

Meski angka-angka dalam World Giving Index menunjukkan sisi positif dari solidaritas global, tantangan ke depan tetap ada. Krisis ekonomi yang masih berlangsung di banyak negara serta ancaman perubahan iklim yang semakin mendesak membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat global. Kedermawanan, baik dalam bentuk waktu, uang, maupun dukungan moral, tetap menjadi elemen kunci dalam membangun dunia yang lebih baik.

Bagi Indonesia, posisi sebagai negara paling dermawan di dunia selama lima tahun berturut-turut menunjukkan bahwa semangat saling membantu dan berbagi masih kuat. Namun, tantangan seperti ketimpangan sosial dan kemiskinan tetap membutuhkan perhatian. Dengan menjaga tradisi gotong-royong dan memperkuat inisiatif-inisiatif sosial, Indonesia dapat terus menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam hal kemurahan hati dan solidaritas.



Share