Fluoride Pasta Gigi Nggak Bahaya! Ini Penjelasannya
Fluoride Pasta Gigi Nggak Bahaya! Ini Penjelasannya
Sempat beredar di jagat maya mengenai bahaya fluoride yang terkandung pada pasta gigi. Disebutkan fluoride pada pasta gigi digunakan juga untuk pembuatan racun serangga, penurunan IQ, bahkan hingga kompilasi organ dalam dan kematian.
Faktanya, banyak sumber yang mengatakan semua itu adalah berita bohong atau hoaks. Kandungan fluoride memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Bahkan mineral yang satu ini sering kita temui di alam.
Gimana penjelasannya?
Manfaat Fluoride
Natrium fluorida atau sodium fluoride memiliki manfaat salah satunya untuk melindungi gigi dari kerusakan seperti karang gigi, gigi berlubang, dan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Mineral yang satu ini tidak hanya ditemui pada pasta gigi dan produk perawatan gigi dan mulut, berbagai makanan seperti air di alam, ikan laut, tempe, wortel, pisang, bawang, dan lain-lain disebutkan mengandung fluoride.
Selain berbentuk pasta, fluoride juga ada yang berbentuk cair dan tablet. Manfaat fluoride secara garis besar yaitu:
1. Memperkuat enamel gigi
Enamel merupakan lapisan terluar pada gigi. Enamel yang kuat membuat gigi terhindar dari berbagai masalah kerusakan lainnya.
2. Memenuhi asupan gizi harian
Beberapa orang atau wilayah memiliki kandungan fluoride yang rendah. Untuk meningkatkannya bisa dengan mengonsumsi fluoride tablet atau menambahkan sodium fluoride ke air.
3. Membantu proses remineralisasi gigi
Setiap kali kalian makan, gigi akan kehilangan mineralnya karena kondisi asam. Untuk mengembalikan mineral itu bisa dengan konsumsi fluoride.
4. Mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan
Fluoride mampu mencegah pertumbuhan bakteri pada mulut yang bisa merusak gigi kalian.
5. Mencegah karies dan gigi berlubang
Karies terjadi karena bakteri menggerogoti enamel hingga rusak. Menjaga kebersihan mulut dengan fluoride mampu mencegah karies dan gigi berlubang.
6. Menjaga kesehatan gusi
Bakteri yang mati dan tidak berkembang akan membuat gusi kalian lebih sehat. Penyakit gusi seperti gingivitis akhirnya tidak menjangkit kalian.
7. Memperkuat tulang
Penelitian menjelaskan kalau kekurangan fluoride pada anak mengakibatkan pertumbuhan tulangnya akan terlambat. Ini bisa menyebabkan tulang menjadi rapuh dan rawan patah. Karenanya fluoride penting untuk menjaga kesehatan tulang anak.
Bahaya fluoride yang berlebihan
Segala sesuatu yang berlebihan itu pasti tidak baik. Sama halnya dengan konsumsi fluoride. Apalagi fluoride yang terkandung pada pasta gigi anak seringkali ditelan secara sengaja. Maklum, rasa pasta gigi anak memang lebih manis dan nikmat. Kalian pun pasti pernah melakukannya meski sekali, kan?
Melansir dari situs hellosehat, dosis penggunaan fluoride cair untuk kumur-kumur adalah sebanyak 10 ml untuk dewasa dan anak. Dikumur-kumur selama 1 menit lalu diludahkan. Sehari cukup melakukannya 1 kali saja.
Untuk fluoride pada pasta gigi, cukup dioleskan sedikit saja pada sikat gigi kalian. Seukuran kacang polong atau lebih kecil dari itu. Tergantung dari kandungan fluoride yang ada pada pasta gigi. Dosis anak sama dengan dosis dewasa.
Fluoride berbentuk tablet biasanya diminum untuk mereka yang memang kekurangan fluoride dari sumber makanan. Untuk anak 3-6 tahun dapat mengonsumsi table 1,1 mg. Sedangkan usia di atas 6 tahun mengonsumsi tablet 2,2 mg. Cara konsumsinya bisa dihisap, dikunyah, atau dilarutkan perlahan dalam mulut.
Dosis ini tentu berbeda tiap orangnya. Berbagai pertimbangan seperti usia, kondisi tubuh, sedang mengandung atau tidak perlu menjadi perhatian. Karenanya ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Lalu, bagaimana jika kita kelebihan fluoride?
Beberapa sumber menjelaskan, jika kalian mengonsumsi fluoride dalam jumlah berlebih, beberapa efek sampingnya diantaranya:
Terhambatnya penyerapan kalsium
1. Racun bagi tubuh
Konsumsi fluoride yang berlebih dikatakan memiliki efek racun kimia yang berbahaya. Tubuh yang keracunan fluoride biasanya akan memberikan tanda seperti mual, muntah, sakit kepala, hingga pingsan.
2. Osteoporosis
Fluoride yang berlebih pada tubuh akan membuat tubuh kesulitan menyerap kalsium yang ada. Ini akan mengakibatkan beberapa permasalahan seperti osteoporosis hingga terhambatnya pertumbuhan pada anak.
3. Fluorosis pada gigi
Fluorosis adalah kondisi dimana muncul bintik-bintik kuning kecoklatan pada gigi. Ini merupakan indikator paling awal dari keracunan fluoride yang kronis.
4. Kelainan tulang dan gigi
Penumpukan fluoride yang berlebih biasanya akan disimpan pada tulang dan gigi. Jika ini dibiarkan akan menimbulkan komplikasi tulang yang serius seiring berjannya usia.
6. Fluorosis pada rangka
Efek dari fluorosis pada tulang diantaranya nyeri yang menyebar, sendi kaku, kifosis, sering kesemutan, otot yang melemah, dan mudah lelah.
7. Gangguan ginjal
Ginjal berperan membuang fluoride 50 hingga 60 persen dari yang dikonsumsi tubuh. Jika fluoride yang dikonsumsi tubuh berlebih, ini akan mengganggu fungsi ginjal.
8. Masalah pencernaan
Lapisan lambung bisa teriritasi akibat pembentukan asam fluorida yang berlebih dalam tubuh. Akibatnya akan muncul rasa nyeri pada perut, terutama dimana lambung berada.
9. Gangguan perkembangan pada janin
Kelebihan fluoride pada masa kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat janin. Karena perlu konsultasi mendalam dengan dokter terkait dalam konsumsi fluoride pada ibu hamil.
Kesimpulannya, fluoride tidak berbahaya asal dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Kalau kerabat kalian masih ngeyel fluoride itu bahaya, bilang aja: “Di pisang aja ada fluoride!”
Atau tunjukin artikel dari Jakarta Icon ini, hihihi.
Referensi:
https://www.alodokter.com/fluoride-ketahui-manfaat-dan-cara-mendapatkannya
https://www.halodoc.com/artikel/benarkah-sodium-fluoride-berbahaya-untuk-otak
https://hellosehat.com/obat-suplemen/sodium-fluoride/
https://www.halodoc.com/artikel/si-kecil-pakai-pasta-gigi-berlebihan-ini-dampaknya
https://www.halodoc.com/artikel/apakah-aman-jika-sodium-fluoride-tertelan-ini-faktanya
https://hellosehat.com/gigi-mulut/perawatan-oral/bahaya-menelan-pasta-gigi/
https://dinkes.gunungkidulkab.go.id/manfaat-dan-bahaya-flouride-dalam-air-minum/